[Rm YusTL Pr] Memberi dengan tulus selalu membahagiakan

http://www.beritakatolik.com/?v=173&vt=Rm-YusTL-Pr-Memberi-dengan-tulus-selalu-membahagiakan

Di sebuah sudut taman kota, seorang anak merengek minta dibelikan jagung bakar. Dengan sedikit enggan ibu anak itu mengulurkan selembar uang dan mengawasi dari kejauhan anaknya menuju ke tempat orang menjual jagung bakar. Si anak lalu menuju ke nenek tua, salah satu penjual jagung bakar itu. Dengan tekun si anak itu mengikuti gerak-gerik nenek tua penjual jagung bakar itu memainkan kipas bambunya. Mata kanak-kanaknya membuat terheran-heran pada pletikan biji jagung, asap serta harum yang tertebar ke mana-mana. Sedangkan nenek tua itu yang berpakaian lusuh itu tersenyum melirik anak kecil yang jongkok di sebelahnya. Mata tuanya meredup melayang entah kemana. Sesekali dicubitnya pipi anak itu. Kemudian diberikannya jagung bakar itu pada anak yang sedari tadi berharap-harap takjub, katanya: `Ambil saja buatmu nak. Tak usah dibayar`.

Ibu dari anak itu mengucapkan terima kasih, lalu berkata kepada sang ayah: `lumayan kita dapat rejeki satu jagung bakar`. Sang Ayah kemudian berkata, `Tunggu dulu bu, mengapa engkau mengatakan dan menyebutnya sebagai rejeki? Bukankah dengan demikian si nenek tua itu malah kehilangan sebagian penghasilannya yang tak seberapa? Tidakkah kita terpanggil untuk membalas pemberian itu dengan sesuatu yang lebih dari sekedar kata terima kasih?` Semua terdiam, kemudian mereka meninggalkan taman kota itu dengan kendaraan empat roda.

Saudara, memang menerima selalu menyenangkan, bahkan kadang kita memberi dengan harapan untuk memperoleh balasan. Namun memberi dengan sikap tulus dan melupakan, dan tidak mengharapkan imbalan lebih membahagiakan. `Ambil saja nak, tak usah membayar` itulah kata-kata si nenek tua. Dengan memberikan kita memancarkan energi kebaikan kepada orang lain. Kita hanya perlu menyakini bahwa setiap energi positif yang kita pancarkan sesungguhnya tidak akan berkurang, tetapi justru sebaliknya kita akan memperoleh berkat dari Tuhan dan energi kebaikan akan selalu mengalir ke dalam diri kita yang datang dari Sang PEMILIK KEHIDUPAN INI. Tahukah Anda, hati nenek itu teramat terang, jauh lebih terang dari lampu yang menerangi kota ini
@ Rm YusTL pr

http://www.beritakatolik.com/?v=173&vt=Rm-YusTL-Pr-Memberi-dengan-tulus-selalu-membahagiakan

Link Lainnya

20-08-2021
[PondokRenungan.com][Tarsis Sigho] Tuhan, di manakah Engkau tinggal?

20-08-2021
[PondokRenungan.com][Tarsis Sigho] Delapan Sabda Bahagia

20-08-2021
[PondokRenungan.com][Tarsis Sigho] Dari Mana Datangnya Kebijaksanaan?

20-08-2021
[PondokRenungan.com][Tarsis Sigho] Cinta dalam kotak kardus bekas

20-08-2021
[PondokRenungan.com][Tarsis Sigho] Catatan Perjalanan Israel 09; Gunung Zaitun

20-08-2021
[PondokRenungan.com][Tarsis Sigho] Catatan Perjalanan Israel 07; The Wailing Wall






 

© 2022. All rights reserved. BeritaKatolik.com