Klarifikasi Soal Poster Beatifikasi Mgr. Gabriel Manek SVD

http://www.beritakatolik.com/?v=177&vt=Klarifikasi-Soal-Poster-Beatifikasi-Mgr-Gabriel-Manek-SVD

(Posting tgl: 27 Januari 2021 di Sesawi.net)

[27 Jan 2021] SEPANJANG dua hari terakhir (Selasa-Rabu tanggal 26-27 Januari 2021) ini telah santer beredar poster super heboh bahwa akan terjadi proses beatifikasi atas almarhum Mgr. Gabriel Manek SVD, Uskup Keuskupan Ende di Flores, NTT, dan juga pendiri Kongregasi Suster Reinha Rosari (PRR).

Dalam poster itu jelas ditulis `beatifikasi`.

Nah, istilah dan info itu telah bikin `heboh`. Dalam artian, apakah benar akan ada `orang Indonesia` yang dalam waktu dekat nanti akan resmi dinobatkan menjadi `Orang Kudus`?

Katakanlah, sebentar lagi -sesuai dengan informasi besutan poster tersebut- Mgr. Gabriel Manek SVD akan segera dinobatkan menjadi `Orang Kudus`.

Tentu saja, informasi itu telah menuai sensasi. Kaget, bangga, tapi juga meragukan `kebenaran` informasi tersebut.

Proses sangat panjang, Vatikan punya kuasa.

Harap diketahui beginilah proses beatifikasi.

Yang menentukan dan berhak mendeklarasikan apakah seseorang itu layak dan pantas diberi predikat `Orang Kudus` adalah Tahta Suci atau Vatikan.

Dalam hal ini, keputusan definitif ada di tangan Paus setelah beliau dengan teliti dan bijak mencermati, mempertimbangkan, dan meneliti hasil-hasil `temuan menakjubkan` yang sebelumnya telah dilakukan oleh Kongregasi (Departemen) Penggelaran Kudus.

Proses itu bisa makan waktu sangat-sangat lama. Bisa puluhan tahun dan bahkan berabad-abad lamanya.

Yang pasti, sampai akhirnya Vatikan merasa telah `diyakinkan` berdasarkan temuan-temuan `menakjubkan` tersebut dan hal itu juga sudah teruji secara ilmiah sebagai `hal benar` dengan hasilnya benar-benar sungguh meyakinkan.

Saya mau sebut saja hal-hal `menakjubkan` itu sebagai peristiwa mukjizat. Yang bisa terjadi `menimpa` umat Katolik -siapa pun mereka itu- karena mereka itu mengalami kejadian-kejadian luar biasa lantaran telah dan sering berdoa melalui `perantara` calon `Orang Kudus` itu.

Mukjizat itu biasanya berupa kesembuhan dari penyakit atau sakit yang secara medis susah sembuh. Namun, berkat `perantaraan doa` dari yang disebut `Orang Kudus` itu kesembuhan medis akhirnya benar-benar terjadi.

Maka di situ ada pihak-pihak yang ikut mengawal proses `penyelidikan` itu antara lain:

* Postulator sebagai pihak yang mengawal proses penyelidikan.

* Telah terjadi banyak peristiwa `luar biasa` -katakanlah mukjizat penyembuhan`yang sudah `menimpa` umat karena berkat `jasa` perantara doa-doa kepada si calon `Orang Kudus`.

* Semua mukjizat ini diteliti dengan sangat seksama, dibuktikan `kebenarannya` secara ilmiah-medis sehingga semua data dan fakta itu bisa divalidasi sebagai kebenaran ilmiah.

* Semua data kebenaran itu yang telah diuji validitasnya itu kemudian `disodorkan` kepada Tahta Suci untuk diproses selanjutnya.

* Proses paling awal tentu saja muncul pengumuman soal beatifikasi yang dirilis melalui sebuah keputusan resmi Tahta Suci.

* Tahapannya adalah muncul deklarasi `Orang Kudus` itu sebagai hamba Allah (servus Dei), venerabilis-e (yang terberkati), beata-beato, dan kemudian santo-santa.



Sekedar harapan

Dengan menyimak semua proses beatifikasi yang sangat lama dan juga terinci itu, maka kiranya bisa disimpulkan bahwa konten informasi soal `beatifikasi` yang muncul di panggung medsos atas sosok almarhum Mgr. Gabriel Manek SVD itu tidak benar.

Untuk keperluan ini, Sesawi.Net lalu menghubungi Vikjen Keuskupan Larantuka Romo Gaby Dasilva.

Menurut Romo Gaby, pihaknya memang telah menerima informasi itu sesuai konten poster tersebut. Namun, pihaknya memastikan bahwa program acara itu sebenarnya hanya untuk konsumsi internal Kongregasi Suster PRR.

Isi dan konteks poster itu adalah sekedar harapan `menuju ke sana`. Sama sekali bukan sebagai deklarasi atau pengumuman.



Klarifkasi dari Kongregasi Suster PRR


Sesawi.Net juga baru saja berhasil mendapat surat klarifikasi yang dikirim ke Redaksi baik oleh Sr. Maria Gratiana PRR selaku Pemimpin Umum Kongregasi Suster PRR dan Sr. Leoni PRR sebagai Provinsial.

Berikut ini surat klarifkasinya.

Ralat Informasi





Kami dari Kongregasi PRR:

Ingin meralat berita yang beredar di berbagai
grup medsos tentang Acara Novena Agung Persiapan Beatifikasi Uskup Mgr. Gabriel Manek SVD (pendiri Kongregasi PRR).

Sebenarnya, acara itu hanya di kalangan internal kami (PRR dan Komunitas Sahahat Mgr. Gabriel Manek), dengan membuka Novena panjang untuk sebuah proses persiapan menuju beatifikasi pendiri kami, apabila hal itu memungkinkan.

Bukan persiapan untuk beatifikasi dalam waktu dekat.

Sekali lagi mohon maaf dan ralat informasi ini boleh kami berikan.

Terimakasih atas perhatian.
a.n. Provinsial PRR Indonesia Barat




Sumber berita: https://www.sesawi.net/klarifikasi-soal-poster-beatifikasi-mgr-gabriel-manek-svd/

http://www.beritakatolik.com/?v=177&vt=Klarifikasi-Soal-Poster-Beatifikasi-Mgr-Gabriel-Manek-SVD

Link Lainnya

22-06-2020
Program Peduli Gereja Katolik (Albertus Gregory Tan)

03-06-2019
Tentang Perubahan dalam Teks Doa Bapa Kami






 

© 2022. All rights reserved. BeritaKatolik.com